2 menit yang lalu aku secara tidak sengaja masuk ke grup fesbuk dengan nama seperti judul tulisan ini. Ada beberapa temanku yang menjadi fansnya. Rasanya seperti ada sesuatu yang menusuk hatiku saat melihat grup ini. Grup ini mempunyai link ke suatu situs web yang penjelasannya :
Site utk download lagu2 KJ, NKB, PKJ dll yg dilengkapi dg not angka setiap baitnya, guna isian slide pada PowerPoint.
(warungku bukan ajang promosi situs ini, jadi aku tidak membuat link-nya)
Yang pertama kali kulakukan adalah masuk ke dalam diskusi grup, dan mengirimkan tulisan di bawah ini (yang dicetak miring). Tidak kukurangi dan kutambahi lagi, hanya di-copas. Ditulis dalam keadaan hatiku yang tertusuk....
Ada 2 hal negatif yang saya liat dalam penggunaan LCD dalam kebaktian dengan menayangkan nyanyian2 jemaat :
1. Pembodohan jemaat. Jemaat menjadi tergantung pada LCD. Saat listrik mati, maka nyanyian berhenti.
2. Pelanggaran hak cipta dan pelecehan terhadap TING. Sesungguhnya royalty yang diterima oleh para TING sangat kecil. Dibayarkan hanya pada saat ada cetak ulang. Royalty yang diterima untuk 1 buah lagu dalam buku nyanyian yang dicetak 1000 eksemplar bahkan tidak cukup untuk membeli semangkuk eskrim jogurt di mal! Bukan soal bisnis, tapi soal penghargaan kepada personil TING. Penghargaan dapat diberikan dengan cara membeli buku nyanyian dan menggunakannya dalam kebaktian.
Saya tidak percaya dengan pernyataan bahwa kebaktian menjadi lebih hidup karena jemaat tidak terpaku pada buku nyanyian pada saat bernyanyi, sebagai salah satu alasan penggunaan LCD. Kenyataannya, setelah ada LCD, jemaat terpaku pada LCD.
Saya tidak setuju dengan pernyataan bahwa dengan penayangan nyanyian lewat LCD, jemaat dapat bernyanyi dengan tepat. Jamaat dapat bernyanyi dengan tepat, kalau nyanyian dipersiapkan sebelumnya. Persiapan yang bisa dilakukan oleh prokantor maupun paduan suara yang melayani nyanyian-nyanyian jemaat. Dengan contoh yang baik dan benar, jemaat akan belajar menyanyi dengan benar juga.
Kupikir...
Teknologi hadir untuk menolong manusia
Dengan teknologi banyak pekerjaan manusia menjadi lebih efektf dan efisien
Seharusnya manusia mengendalikan teknologi
Ketika teknologi membodohi dan menghilangkan hati nurani manusia, terjadilah gagap teknologi
Penggunaan LCD untuk menayangkan partitur nyanyian jemaat adalah salah satu bentuk gagap teknologi....
Tampilkan postingan dengan label nyanyian jemaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nyanyian jemaat. Tampilkan semua postingan
Kamis, 11 Februari 2010
Jumat, 02 Mei 2008
Hari ini kebaktian serasa menyaksikan sinetron indonesia
menyanyi di bawah nada dasar yang ditentukan,
semua nyanyian dibawakan dengan gaya mars,
termasuk lagu dengan tempo lambat,
antar bait tidak ada pause,
nyaris tanpa penghayatan,
suara prokantor (atau solist?) dominan,
penyakit endemik kali ya di semua gki?
semua nyanyian dibawakan dengan gaya mars,
termasuk lagu dengan tempo lambat,
antar bait tidak ada pause,
tidak semua bait dinyanyikan,
nyaris tanpa penghayatan,
suara prokantor (atau solist?) dominan,
penyakit endemik kali ya di semua gki?